Spesifikasi, Review Dan Harga Sepeda Polygon Premier 2.0

Kali ini kami akan membahas review, spesifikasi dan harga Sepeda Polygon Premier 2.0. Sepeda ini merupakan sepeda gunung/MTB entry level yang bisa dijadikan pilihan. Sepeda ini memiliki 2 (Dua) varian, Polygon Premier 2.0 Gent dan Polygon Premier Ladies. Tipe Gent menggunakan bahan 6061 alloy frame dengan geometri sepeda gunung 26″. Fork SR Suntour XCT serta komponen berkualitas dari Shimano. Sedangkan Premier 2.0 Ladies dirancang khusus untuk commuting ataupun bersepeda diperkotaan, dengan alloy frame yang ringan dengan roda ukuran 27,5″.

Spesifikasi, Review Dan Harga Sepeda Polygon Premier 2.0

Spesifikasi, Review Dan Harga Sepeda Polygon Premier 2.0

Polygon Premier 2 Ladies

Spesifikasi Sepeda Gunung Polygon Premier 2.0

Front ForkSR Suntour XCT, Travel 100mm, Standard steerer
FrameAlutech alloy cross country, 10 x 135mm
Derailleur Front Shimano FD-M190*
Derailleur RearShimano Altus RD-M280SGS
Shift LeverShimano Tourney ST-TX800*
Brakes RearAlloy V-brake
Brakes FrontAlloy V-brake
Brake LeversShimano Tourney ST-TX800*
PedalsAlloy Standrd Pedal
CranksetAlloy Crank 42 x 34 x 24T, 170mm
Bottom BracketSemi Cartridge Bearing
ChainKMC Z-7*
Hub RearAlloy, 10 x 135mm
Hub FrontAlloy, 9 x 100mm
CassetteShimano Altus CS-HG31, 11-32T*
RimAlloy Rims, Single Wall
SeatpostEntity oe, Alloy, 27.2 x 350mm
StemEntity oe, Alloy, 80mm
HandlebarEntity oe, Alloy,, 680mm
 HeadsetPolygon External Caged Bearing
Spokes NipplesStainless Steel Spokes
TiresKenda Koyate, 26” x 2.10”*
SaddlePolygon Saddle, Steel Rail

Review Polygon Premier 2.0

Kelebihan Polygon Premier 2.0

  • Pedaling. Sepeda gunung ini sudah menggunakan pedal Alloy Standard. Ukuran panjang crank arm adalah 170. Saat dikayuh, pedal terasa nyaman.
  • Tires. Memiliki dengan lingkar ban 26 inch untuk tipe Gent dan 27,5 inch untuk tipe Ladies. Menggunakan tipe ban jalan raya, hingga cukup efisien untuk mengurangi beban gesekan saat digunakan untuk touring.
  • Shifting. Menggunakan Shimano FD-M190 pada
    bagian FD sedangkan RD menggunakan Shimano Altus RD-M280SGS, dengan kombinasi sprocket 14-28 teeth. Shift lever
    untuk membantu kinerja FD dan RD yakni Shimano Tourney ST-TX800. Pilihan ini dirasa cukup tepat untuk ukuran entry level group set.
    Perpindahan gigi dapat dilakukan dengan baik, konsisten terhadap setiap perubahan gigi yang dilakukan, baik itu menurunkan ataupun menaikkan gigi.
    Kombinasi sprocket 14-28 dengan crank 28-38-48 juga masih sanggup untuk melalui rute tanjakan panjang yang tidak terlalu ekstrim.
  • Braking. Untuk pengereman, menggunakan Tourney v-brake dipadukan dengan rim single wall.
    Pengereman belakang cukup kuat mengurangi laju sepeda.
  • Suspension. Suspensi Premier 2.0 menggunakan SR Suntour XCT.

Kekurangan Polygon Premier 2.0

  • Geometry/ riding position. Premier 2.0 standar dengan ukuran 16 inch terlalu kecil bagi rider yang memiliki tinggi badan diatas 176 cm.
  • Seat. Penggunaan seat post lebih tinggi membuat bagian depan berada lebih rendah dari posisi saddle. Cocok untuk race atau medan tanjakan, tetapi kurang cocok digunakan untuk touring dengan medan yang cenderung datar.
    Premier 2.0 menggunakan rim single wall sehingga agak ringkih jika menghadapi jalanan berlubang.
  • Suspension. Suspensi Premier 2.0 menggunakan SR Suntour XCT, terlalu lembut terutama bila melakukan pedaling sambil berdiri. Tenaga dari kayuhan pedal tidak tersalurkan dengan baik. Walaupun ada fitur preload tetapi tidak besar pengaruhnya.

Harga Polygon Premier 2.0

Polygon Premier 2.0/ dilepas dengan harga Rp 2.650.000.

Polygon Premier 2 Gents

Pembelian

Adapun cara membeli Sepeda Polygon Premier 2.0 ini, jika kamu tertarik dan ingin memilikinya kamu dapat membelinya di toko terdekat di kotamu, atau kamu juga bisa membelinya dengan cara online, dengan cara mengunjungi situs resminya seperti: LAZADA, Olx, Blibli, Shopee, dan situs jual beli online lainya.

Kesimpulan

Sekian informasi tentang Spesifikasi, Review Dan Harga Sepeda Polygon Premier 2.0. Semoga bermanfaat. Sampai jumpa di artikel selanjutnya *dadah* jangan lupa juga untuk menshare dan like artikel ini.

Pencarian Terbaru: