7 Tips Menaklukkan Tanjakan Dengan Menggunakan Sepeda

menaklukkan tanjakan

Bicara mengenai kesehatan, kali ini Gowesgo ingin share pengalaman dalam olahraga sepeda. Mungkin banyak temen – temen yang suka gowes (termasuk saya, hehehe) merasa ketakutan ketika rute yang dilalui saat sepedaan berupa tanjakan. Jangan khawatir, pada artikel kali ini kami akan berbagi  tips menaklukkan tanjakan dengan sepeda. Berikut ini  tipsnya.

Menaklukkan Tanjakan Dengan Sepeda

menaklukkan tanjakan

1. Kenali medan / rute

Untuk dapat menaklukkan tanjakan, kita lebih baik mengetahui medan / rute tanjakan yang kita lalui. Dengan mengetahui rutenya, kita dapat mengatur strategi agar dapat menaklukkan tanjakan tersebut.

Banyak kasus ‘gagal nanjak’ disebebkan tidak tau medan. Mereka bernafsu melibas tanjakan secepatnya, jadi pada awal tanjakan sudah mengerahkan seluruh tenaga. Padahal tanjakan masih sangat jauh, dan tenaga habis saat tanjakan belum usai.

Jadi intinya, dengan mengetahui rute yang ditempuh, kita dapat memperkirakan sesuai dengan kemampuan kita dan sepeda kita. Kita bisa mengatur kapan beristirahat, kapan menggunakan rasio gigi ringan, dan sebagainya.

2. Kenali kekuatan kita

Tips kedua adalah, kita harus mengetahui kekuatan dengkul dan paru- paru kita. Jangan paksakan jika memang sudah tidak mampu, karena dapat mengakibatkan hal – hal yang fatal, terjatuh misalnya. Yah, kalau sudah begitu kan kita ndak jadi dapet sehatnya, hehehhe.Selain dengkul dan nafas, detak jantung juga wajib kita perhatikan. Jumlah detak jantung per menit dapat menjadi salah satu patokan untuk mengukur kekuatan kita.

Idealnya, maksimal detak jantung kita adalah 220- usia kita. Jadi jika kita berusia 20 tahun, maksimal detak jantung kita adalah 200 detak per menit (BPM). Oleh karea itu, jika saat bersepeda detak jantung kita sudah mendekati angka 180 ke atas, sebaiknya beristirahat dahulu. Jantung yang bekerja terlalu keras dapat menyebabkan resiko gagal jantung dan bisa berakibat fatal.

Oh iya, untuk mengukur jumlah detak jantung, kita dapat menggunakan Heart Rate Monitor. Saat ini perangkat ini sudah dapat dengan mudah kita dapatkan. Ada yang sudah terintegrasi dengan perangkat cylocomputer kita, banyak juga yang berbentuk jam tangan atau fitur dalam smart watch.

3. Gunakan rasio gear yang tepat

Menggunakan rasio atau kombinasi gear yang tepat merupakan hal berikutnya yang wajib kita lakukan. Maksudnya ‘tepat’ disini adalah, rasio gear kita sesuaikan dengan kemampuan kita. Jangan mengikuti / mencontek rasio gear orang lain, karena jika kekuatan orang tersebut di atas kita, bisa jadi bagi kita terlalu berat dan akan menguras tenaga kita, sehingga kita kehabisan tenaga sebelum mencapai puncak.

Tips dari saya, gunakan rasio gear ringan (tapi jangan terlalu ringan), dan gunakan putaran kaki yang lebih cepat seperti yang sudah saya tulis pada poin 4. Mengapa? Pada jalan menanjak, yang dibutuhkan bukan ledakkan power sesaat, namun lebih ke ketahanan. Kayuhan dengan rpm tinggi lebih dengan rasio gear ringan dapat menghemat tenaga daripada menggunakan kayuhan lambat dengan gear berat. Oleh karena itu, latihan rpm tinggi pada poin 4 sangat dibutuhkan.

4. Latihan

Yap tips penting yang mutlak dilakukan adalah latihan. Latihan ini tentunya berkaitan dengan stamina kita. Tanjakan merupakan rute yang menguras banyak stamina bikers.

Sebaik apapun sepeda yang teman – teman gunakan, sehafal apapun medan, atau sebagus apapun strategi yang diterapkan, selama kita tidak pernah latihan atau kurang latihan, pasti hasilnya tidak akan memuaskan. Oleh karena itu kita harus giat latihan. Untuk menu latihannya, setiap orang memiliki metode yang lain – lain.

Cadence ini penting untuk menjaga sepeda kita tetap berjalan walau dengan kecepatan rendah (alasannya pada poin no 5). Biasanya saya berlatih dengan menjaga putaran kayuhan sekitar 90 – 100 putaran per menit dengan rasio gear ringan. Kombinasi rasio gigi ringan dan cadence tinggi dapat menghemat tenaga yang kita gunakan.

5. Fokus

Fokus kepada kayuhan kamu, jangan teralihkan oleh cewe cantik di sebelah anda ya, hehe. Menjaga fokus membuat tenaga kita terbuang percuma. Selain itu jika kita fokus, setidaknya kita dapat mengurangi resiko kecelakaan atau menyerah di tengah jalan. Untuk mengurangi resiko pada saat kecelakaan, kita juga harus menggunakan helm.

6. Sabar

Tanjakan  itu menguji kesabaran kita, karena tanjakan kebanyakan harus dilalui dengan kecepatan renda. Jika kita tidak sabar dan langsung menggeber dengan kecepatan tinngi, maka hampir dapat dipastikan akan kehabisan ditengah rute.

Bahkan pembalap sepeda sekaliber Chris Froome yang terkenal jagoan tanjakan pun tetap sabar saat menanjak. Dia akan menunggu lawannya kelelahan terlebih dahulu baru kemudian melesat pada saaat yang tepat. Jika tidak sabar, saya rasa mustahil Froome dapat menjuarai ajang balap sepeda paling bergengsi di dunia, Tour de France

Oleh karena itu lebih baik kita bersabar dengan kecepatan rendah tapi konsisten dari pada dengan kecepatan tinggi terus drop.

7. Motivasi Diri

Memotivasi diri memang diperlukan dalam segala bidang. demikian juga saat menghadapi tanjakan. Kita harus yakin bahwa kita bisa melakukannya. Banyak cara yang dilakukan oleh pesepeda untuk memotivasi diri. Ada yang menjadikan temannya yang usianya lebih senior sebagai acuan. Atlit pro pun sering berteriak – teriak pada saat balapan untuk memotivasi dirinya. Salah satu yang terkenal adalah Jens Voigt, yang sering meneriaki kakinya dengan kata – kata “shut up legs….!!!”.

Itulah tips menaklukkan tanjakan dengan sepeda. Sebelum kamu menaklukan tanjakan pastinya kamu harus memilih sepeda yang berkualitas. Salah satu sepeda yang cocok untuk bisa kamu gunakan dalam menaklukan tanjakan yaitu sepeda gunung merk polygon. Semoga artikel ini bermanfaat bagi rekan – rekan bikers sekalian

You May Also Like

About the Author: gowesgocom

Hai! Saya hadir untuk menjadi pelengkap keseharian Anda dalam bergowes ria. Semoga tulisan saya bisa memberikan manfaat kepada para pembaca. Ingat sepeda, ingat gowesgo.com!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.